Pusat Dokumentasi Puisi Koran Indonesia

Lusi Maulid Ndalu, Puisi, Suara Merdeka

Bayang-Bayang Cahaya

Bayang-Bayang Cahaya - Puisi Lusi Maulid Ndalu

Bayang-Bayang Cahaya ilustrasi Istimewa

Puisi Lusi Maulid Ndalu (Suara Merdeka, 14 September 2025)

Bayang-Bayang Cahaya

: Malam Gerhana

.

Malam purnama, cahaya sutra

Hanyut dalam bayang-bayang

Gerhana bulan bagaikan tarian kosmik

Misteri alam semesta simfoni keindahan

.

Langit malam adalah kanvas keabadian

Bintang-bintang berkilauan air mata dewa

Mahkota perak jiwa terluka

Berserak dalam kesunyian malam

.

Cahaya lenyap kegelapan menyergap

Tapi keindahannya terus bersinar

Bagaikan api yang tak pernah padam

Menyinari gelap malam

.

Malam itu kelam

Seperti hati yang berdarah

Hanyut dalam bayang-bayang kesedihan

Tapi keindahannya

Seperti cinta yang tak pernah padam

.

Cahaya bulan adalah misteri keindahan

Tak berakhir

Dalam gerhana bulan kita temukan

Keindahan alam semesta

Tak terhingga

.

Dan cinta yang tak pernah mati

Abadi bersinar dalam kegelapan

Menyinari jiwa yang terluka

Membawa harapan dalam kesedihan

.

Gerhana bulan fenomena alam

Keindahannya tak terhingga

Bukan tanda bahaya

Sebab lukisannya menyimpan cerita

.

Saputan Barat, 08092025

.

.

Bahasa Semesta

.

Ada kalanya

Membakar birahi langit

Pada teriknya

Dari sekian tahun

menunggu

Toh akhirnya

Hujan pun tak kunjung tiba

Bahkan

Dari ribuan jarak tempuh

Hanya perjalanan dangkal

Melabuhkan luka

Pada dada

Pada semesta

Selalu berlumuran dusta

Kau ubah warna hidup mu

Jadi pelangi

Mesti warnanya

Tidak lagi warna warni

.

Saputan Barat 09062023

.

.

Akulah Merah Putih

.

Akulah merah putih bendera kebanggaan

Tapi apa artinya bangsa ini carut marut

Peraturan menjerat rakyat

Aku berkibar diangkasa tapi jiwa bangsa merana

Kebebasan terpasung

Aku simbol kebanggaan tapi rakyat menderita

Hidup dalam kungkungan

.

Akulah merah putih warna kebenaran

Tapi kebenaran sudah tak ada lagi

Dibungkam oleh kekuasaan yang zalim

Aku berkibar ditengah badai

Tapi bangsa ini tak peduli

Aku simbol persatuan

Tapi bangsa ini terpecah belah

Rakyatnya hidup dalam ketakutan

.

Akulah merah putih bendera yang gagah

Tapi apa artinya jika keadilan tak ada

Bangsa ini tidak memiliki martabat

Aku berkibar diangkasa

Tapi rakyatnya tak memiliki harapan

Hidup dalam ketidak pastian

.

Aku simbol kebanggaan

Tapi bangsa ini tidak memiliki masa depan

Akulah simbol persatuan

Tapi bangsa ini tidak memiliki tujuan

Akulah simbol persatuan

Tapi hanya untuk menyembunyikan perbedaan

Akulah simbol persatuan

Tapi hanya untuk

mempertahankan kekuasaan.

.

Saputan Barat, 10082025

.

.

Lusi Maulid Ndalu, tinggal di Semarang. Aktif bermain teater bersama Aktor Studio. Anggota Komunitas Kaligawe (Kowe) Semarang.

.
Bayang-Bayang Cahaya. Bayang-Bayang Cahaya. Bayang-Bayang Cahaya.

Leave a Reply

error: Content is protected !!